Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2019

Saat diri merasa terlambat untuk belajar

Mengapa tiba-tiba ingin menulis tentang hal ini?     Karena sekitar seminggu yang lalu mengikuti Pelatihan Blogger CianjurBatch 2 dan ternyata aku adalah peserta yang paling senior secara umur (gak mau bilang “yang paling tua” hhe…) diantara sekira 20 orang peserta.   Hilangkan Mental Block Ada menyelinap rasa rendah diri, “am I too late for doing this thing?” – tapi segera aku tepis, keraguan inilah yang disebut para couch motivasi sebagai mental block , yang akan menghambat perbaikan diri.   So, get rid off it, usir jauh mental blok. Tetap Semangat Belajar Jangan membatasi diri, banyak yang merasa malu duduk di majelis ilmu, akhirnya jadi terhalang untuk mendapatkan ilmu yang berharga.   Karena malu, akhirnya enggan untuk belajar. Tengoklah sejarah, berapa banyak sahabat r.hum yang tidak malu untuk belajar meskipun saat itu sudah di usia senja.   Ada yang sudah berusia 26 tahun baru mengenal Islam, namun ada juga yang berus...

Cara Mengatasi Jebakan Rutinitas

Terjebak dalam rutinitas, antara tempat kerja dan rumah . Dulu kami pun merasakan hal itu, sampai akhirnya dipertemukan dengan kalian... akhi, saudara dalam ikatan ukhuwah. Dengan kalian semangat jadi meningkat, saling menasehati, saling menguatkan, saling menetapi dalam kesabaran. Dengan kalian, perlahan kami menemukan misi hidup, dan bagaimana kami berusaha agar hidup menjadi lebih bermakna.  Bagi seorang muslim, kehidupan dunia yang fana ini menjadi bermakna ketika kita melakukan segala sesuatunya karena dan hanya untuk Allah semata. Ketika Allah memerintahkan kita untuk menjadi wakilNya di muka bumi, menjadi khalifahNya dengan mandat untuk memakmurkan bumi ini, namun bumi ini bukan tujuan akhir hidup kita. Kisah perjalanan manusia ini akan berakhir setelah sebagian orang masuk ke surga dan sebagian orang masuk ke neraka (QS 42, Asyyura : 7),  Kita meyakini kampung akherat yang abadi, kita akan menjalani proses pertanggungjawaban atas semua yang sudah kita ker...

Membentuk karakter unggul pada anak sejak usia dini

Take for granted adalah sebuah frasa dalam bahasa Inggris yang artinya berbeda jauh dengan maknanya. Jika kita artikan kata per kata artinya menerima dengan yakin. Padahal makna sebenarnya yaitu sikap yang tidak menghargai suatu hal karena kita menganggap hal tersebut sudah lumrah atau biasa kita dapatkan setiap harinya.     Takdir seorang ibu, sering banget disikapin begitu oleh anak-anaknya.  Kebanyakan anak-anak menganggap bahwa sudah selayaknya orang tua memenuhi segala kebutuhannya. Contohnya  kegiatan rutin setiap hari sesaat akan berangkat sekolah, mulai dari disiapin sarapan, dicukupi bekelnya, and so on… mereka woles, even to say “thank you mom” , orang tua pun memang tak terlalu mempermasalahkan juga sih, karena memang itu sudah menjadi tanggung jawabnya. That what’s mom for.

Jejak Digital Blogger

Manusia disebut dalam Al Qur’an dengan kata Annaas,   memiliki arti bahwa manusia merupakan makhluk sosial yang fitrahnya saling membutuhkan dengan cara berkomunikasi dan berinteraksi sosial dengan tertib, saling mengenal, saling tolong menolong, bermusyawarah, bersikap santun, menjaga tali silaturahmi, saling menasehati. Manusia adalah makhluk yang terbatas ruang dan waktu. Manusia setidaknya memiliki 3 fase kehidupan setelah aqil baliqh yaitu : 1.      Pada waktu kita muda, kita punya tenaga yang kuat, waktu luang yang banyak, namun kita tidak punya uang cukup. Inget masa-masa sekolah/ kuliah, senang banget berkumpul, bergurau, atau sekedar jalan-jalan ke Lembang sepulang sekolah, terus turun lagi, tak ada bosan, gak ada capek kesana kemari padahal tidak punya uang. hhe… besoknya jalan lagi, it was fun , kebersamaan yang memenuhi memori ingatan kita, ceritanya tak tergantikan... 2.      Kemudian memasuki masa produktif, masa kerj...

Monetisasi (monetization) it's all we want

Monetisasi Blog Monetisasi adalah mengubah atau mengelola blog yang semula hanya sebagai ajang menulis dan berekspresi menjadi media untuk mencari uang intinya kata monetisasi dipakai untuk menyatakan bahwa blog milik kita digunakan untuk mencari uang atau lebih tepatnya mendapatkan pendapatan dari blog atau bisa juga sebagai sebuah cara untuk mendapatkan penghasilan tambahan ataupun justru sebagai penghasilan utama dengan jalan menjadikan pasif income pada sebuah broker atau dengan memasang iklan untuk mencari uang lewat internet. Monetisasi aktivitas di rumah Throw back moment saat mahasiswa, nongkrong bareng di restoran cepat saji di BIP Bandung, dikenalkan dengan seorang unordinary woman yang hidupnya terlalu berfoya-foya, temenku bilang dia jago jual beli saham. Penghasilannya unbelievable- secara bagi aku yang masih kuliah akuntansi tingkat tiga bikin baper. Dia bilang cari uang itu gampang, bisa sambil leyeh-leyeh di tempat tidur, teknologi memudahkan dir...

Begin with the end in mind

Begin with the end in mind  y aitu cara berpikir seseorang yang jika akan memulai suatu hal, ia pikirkan tujuan akhirnya,  inilah yang disampaikan oleh Stephen Covey dalam bukunya 7 habits of highly effective people yang revolusioner  karena kemampuannya dalam mengubah dunia buku non-fiksi khusus genre pengembangan diri.  “Orang muslim adalah orang yang tidak mengganggu orang muslim lain baik dengan lidah maupun tangannya, dan orang yang hijrah itu adalah orang yang meninggalkan hal-hal yang dilarang oleh Allah” (Shahih Al Bukhari) Jadi inget dulu masa-masa ngaji dan jadi santri karya di DT, ada prinsip 3A yang sering di sampaikan guru kami, yaitu : Aku aman bagimu Aku menyenangkan bagimu Aku bermanfaat bagimu Lho kok masih inget? … ya, iyalah, habisnya suka ditest dadakan kalau ada sidak, tetiba AAgym masuk kantor berdiri di pintu masuk. Hmm... towew…wew… Pernahkah kita menjauhi seseorang karena kita punya anggapan “lebih baik tidak bert...

You are is what you think

You are is what you think , pernahkah kita mendengar quote tersebut? Setiap hari wall facebook mengingatkan “What’s on your mind?” – apa yang kita pikirkan hari ini? dan berapa banyak firman Allah dalam Al qur’an yang diakhiri dengan pertanyaan “afala tatafakkaruun” = apakah kalian tidak berpikir? Atau “afala ta’qilun ”= apakah kalian tidak gunakan akalmu? Atau “afala yatadabbarun” = apakah kalian tidak mengkaji?   Pertanyaan seperti ini menstimulus pikiran kita untuk melakukan action (amal) lanjutan.    Jika pola pikir benar, maka akan bertindak benar, maka berdoanya pun akan benar. Ibarat nembak, tembakannya itu jitu. Tahukah kita bahwa kemampunan berpikir kita itu bisa ditingkatkan dengan saling tukar menukar informasi dan juga menambah frekuensi komunikasi dengan orang lain.   Iya, kamu adalah apa yang kamu pikirkan.  Semua indera yang kita miliki kemampuannya sangat terbatas, indera penglihatan (mata), indera pendengaran (telinga),...

Bersinergi dengan komunitas blogger

Bersinergi dengan komunitas blogger jadi harga mati bagiku sekarang. Mengapa? karena tahun ini menginjak tahun ke 4 aku nge-blogging, dan aku merasa jalan ditempat, dalam  artian, blogku ini belum menghasilkan pundi-pundi rupiah yang sesuai dengan harapan. Pertama kali membuat blog terinspirasi setelah membaca buku karangan Pipit Senja, secara beliau adalah penulis wanita senior yang banyak menulis tentang cerita anak, kisah-kisah islami.  Di era digital, tiap orang kini bisa berkarya dengan mudah. Banyak sekali platform yang bisa dipilih untuk bisa beraktualisasi diri. Mulai dari media sosial, Youtube, blog, dan banyak lagi platform lainnya.  Namun jika kita adalah tipe orang yang lebih nyaman untuk mengungkapkan isi pikiran melalui tulisan, nampaknya membuat blog merupakan pilihan platform yang paling tepat. Lalu aku berdiskusi dengan Farah, anak bungsuku dan dibuatkanlah olehnya blog di Wordpress. Blog sendiri banyak dipilih karena tak cuma mengasah kemamp...

Apa itu Pelatihan Blogger Cianjur Batch 2

Kumpul komunitas blogger pemula di Cianjur, yang memiliki pasion yang sama untuk lebih eksis, narsis dan diharapkan apa yang dijual menjadi laris, bertempat di Disarpus Cianjur, yaitu gedung ex SMA 2 Cianjur, lokasinya di jantung kota Cianjur, tinggal jalan kaki ke Mesjid Agung Cianjur yang  akhir-akhir ini fenomenal. Saya berharap dengan pelatihan ini, akan bisa memaksimalkan blog sehingga banyak visitor dan membuka peluang dan memperlebar jaringan bagi buku-buku atau apapun produk yang ingin di pasarkan hingga dapat menjadi alternatif penghasilan. Pelatihan di sampaikan oleh Bapak Asep Lukman, seorang blogger, trainer yang sudah banyak pengalaman di berbagai event diantaranya, ESQ bersama Ari Ginanjar, juga sebagai praktisi bisnis online. Pelatihan dimulai pukul 09.00 pagi, lalu diawali dengan brain sport,  yaitu menggerakan tangan agar sesuai dengan kerja otak. dan doa pembuka. Kemudian beliau mulai menjelaskan tentang apa itu blog,  mengapa blog itu ...