Panduan memilih rumah sesuai tuntunan agama Islam
Memiliki rumah adalah idaman bagi setiap keluarga, rumah merupakan kebutuhan pokok bagi manusia selain pangan dan sandang. Di rumahlah, seorang ibu dan ayah mengajarkan norma-norma dasar bagi anak-anak mereka. Berkaitan dengan rumah, Rasulullah Shalallahu alaihi wa'salam bersabda :" Keberuntungan anak adam ada pada 3 hal, yaitu istri shalihah, kendaraan yang baik dan tempat tinggal yang luas. Dan kesengsaraan anak adam ada pada 3 hal pula, yaitu tempat tinggal yang buruk, istri yang berperangai buruk dan kendaraan yang buruk. (HR Ath Thayalisi, Hakim)
![]() |
| dok pribadi : lokasi Griya Puncak Manis Residence |
- Baiti, yang maknanya yaitu bangunan secara fisik, Sebagai tempat berteduh yang melindungi dari terik matahari, dari dinginnya angin malam, gangguan binatang, tempat untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Bangunan tidak harus besar atau bagus. Bersih dan nyaman meskipun kecil itu sudah masuk ke dalam makna/ konsep dari arti baiti
- Manjilun, yang maknanya rumah sebagai tempat tidur malam. Sebagai tempat untuk tidur, istirahat setelah bekerja menjemput rejeki Allah. Manusia perlu istirahat/ tidur untuk melepas penat. Dalam beberapa kasus, rumah tidak lagi bisa menjadi tempat yang tenang untuk istirahat melepas penat, justru di rumah tidak dapat tidur enak, pertengkaran antara anggota keluarga, tekanan pekerjaan membuat kita jadi pemarah di rumah, anak terkena narkoba; jika kondisi ini yang terjadi, maka rumah tidak berfungsi lagi untuk merecharge tenaga dan menghadirkan semangat baru untuk bekerja.
- Maskanah, yang maknanya rumah sebagai tempat bertemu. Rumah semestinya menjadi tempat untuk bertemu anggota keluarga, bertemunya hati-hati yang disatukan dalam cinta, rahmah, hingga kita bisa melihat apakah suami kita sedang susah atau senang? Anak kita, istri kita, baik-baik sajakah mereka semua? Bertemunya isteri dan suami menentramkan hati masing-masing, begitu pun anak dengan orangtua, menentramkan masing-masing. Jika rumah tidak lagi jadi tempat bertemu, niscaya keresahanlah yang tersisa
- Suknah, yang maknanya rumah sebagai tempat berbagi. Ini arti yang sangat penting dari rumah, yaitu tempat bertukar pikiran, sharing, berbagi, idealnya semua masalah dapat dicari solusinya, mulai dari masalah dasar, yaitu dapur sampai cita-cita anggota keluarga.
6 hal penting dalam memilih Posisi Rumah
- Posisi dekat masjid, memungkinkan terdengar suara adzan, dapat mengikuti shalat berjamaah, kaum wanita dapat mendengarkan tilawah qur’an dan anak-anak bisa rajin ke masjid
- Menjauhi lokasi/ daerah orang-orang yang tak seiman, atau lingkungan maksiat, sehingga keluarga terjaga dari pergaulan yang dapat mempengaruhi aqidah dan akhlak yang tidak sesuai
- Rumah tidak terlalu terbuka dan mudah dibuka, lengkapi dengan tabir, dinding, hijab yang memadai.
- Letak WC dalam kamar mandi tidak menghadap kiblat,
- Memilih tetangga yang baik, karena tetangga memberi pengaruh yang besar terhadap rumah tangga
- Ada ruangan khusus untuk suami istri, tidak boleh seorang anak pun masuk kecuali dengan ijin, terutama pada waktu-waktu istirahat, bada Isya, sebelum shubuh dan setelah dhuhur.
9 aspek non fisik yang penting dalam rumah
Maksudnya adalah agar dalam rumah tercipta suasana iman, dimana hidup amalan agama, diantaranya :
- Menjadikan rumah sebagai tempat ibadah dan tempat dzikrullah, istighfar, tilawah qur’an, tempat shalat bagi para wanita dan anak perempuan
- Secara rutin mengundang orang shalih ke rumah dan memuliakan tamu
- Menghidupkan musyawarah keluarga secara rutin perihal rencana kegiatan masing-masing anggota keluarga dan pembagian tugas-tugas rutin rumah tangga,
- Tidak menunjukan percekcokan antara suami isteri dihadapan anak-anak,
- Menetapkan jadwal amalan harian untuk keluarga sehingga tidak terdapat waktu kosong yang membuka peluang bagi syaitan masuk ke dalam rumah.
- Tidak memelihara anjing di dalam rumah
- Menciptakan kebersihan rumah, rumah yang bersih merupakan istirahatnya mata, yang sangat berpengaruh pada kebahagiaan dalam rumah tangga
- Menjaga hubungan baik dengan tetangga, saling tolong menolong,
- Menegakkan amar ma’ruf nahi munkar dalam rumah, karena sesungguhnya akhlak itu mudah menular, jika seseorang dalam rumah tangga berakhlak jelek, segera ingatkan dan beri nasihat jangan sampai dibiarkan.
Isteri adalah ratu dalam rumah tangganya
Islam menghendaki para wanita agar betah di dalam rumah, Pastikan pelaksanaan kewajiban terhadap suami tetap terjaga, urusan rumah tangga tidak terbengkalai, atur waktu dengan baik, keluar rumah untuk urusan yang kurang penting dapat menimbulkan hal-hal yang cenderung madharat.
Jika pun harus keluar rumah untuk urusan yang penting, jangan sampai mengurangi hak-hak anak, mengurangi makna kepemimpinan suami, menyebabkan kelelahan fisik dan ketegangan yang tidak sesuai dengan tabiat wanita.
Well Moms, mudah-mudahan panduan memilih rumah yang sesuai dengan tuntunan agama Islam ini bermanfaat bagi yang berencana mendirikan rumah.
Barakallahu fiik

Komentar
Posting Komentar