Langsung ke konten utama

Saat diri merasa terlambat untuk belajar

Mengapa tiba-tiba ingin menulis tentang hal ini?   
Karena sekitar seminggu yang lalu mengikuti Pelatihan Blogger CianjurBatch 2 dan ternyata aku adalah peserta yang paling senior secara umur (gak mau bilang “yang paling tua” hhe…) diantara sekira 20 orang peserta. 


Hilangkan Mental Block
Ada menyelinap rasa rendah diri, “am I too late for doing this thing?” – tapi segera aku tepis, keraguan inilah yang disebut para couch motivasi sebagai mental block, yang akan menghambat perbaikan diri.  So, get rid off it, usir jauh mental blok.


Tetap Semangat Belajar
Jangan membatasi diri, banyak yang merasa malu duduk di majelis ilmu, akhirnya jadi terhalang untuk mendapatkan ilmu yang berharga.  Karena malu, akhirnya enggan untuk belajar. Tengoklah sejarah, berapa banyak sahabat r.hum yang tidak malu untuk belajar meskipun saat itu sudah di usia senja.  Ada yang sudah berusia 26 tahun baru mengenal Islam, namun ada juga yang berusia 80 – 90 baru mulai belajar. Namun mereka inilah yang menjadi ulama besar karena memiliki sifat ‘uluwwul himmah – yaitu semangat yang tinggi dalam belajar.


Tiap Orang memiliki Zona Waktunya masing-masing
Beberapa orang di sekitar kita memang terlihat mengungguli kita, tapi ada beberapa yang tertinggal di belakang kita. Presiden Barack Obama pensiun pada umur 55 tahun, sedangkan Ronald Reagen diangkat jadi presiden di umur 69, teman kita lulus kuliah umur 22 tahun, tapi menunggu 5 tahun untuk mendapatkan pekerjaan yang cocok, seseorang sudah jadi CEO di umur 25 tahun tapi meninggal di umur 40 tahun, sementara ada yang menjadi CEO umur 50 tahun tapi meninggal di umur 90 tahun.  Diantara teman kita ada yang masih saja single, sementara yang lain sudah pada menikah,


Hidup adalah tentang saat yang tepat untuk bertindak
Inti dari semua itu adalah, semua orang niscayanya memiliki zona waktunya masing- masing,   dan setiap orang menjalankan pertarungan hidup pada zona waktunya tersebut,   tak semestinya iri pada mereka yang mengungguli dan tak perlu mengolok-olok yang tertinggal, mereka ada pada zona waktunya, begitupun dengan kita. Jadi jangan resah, kita tak lebih dulu dan tak juga terlambat, Karena hidup adalah tentang saat yang tepat untuk bertindak, right?
We’re just very much on time 

Barakallahu Fiik
#Bloggerchallenge_day9
#Bloggercianjur


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Monetisasi (monetization) it's all we want

Monetisasi Blog Monetisasi adalah mengubah atau mengelola blog yang semula hanya sebagai ajang menulis dan berekspresi menjadi media untuk mencari uang intinya kata monetisasi dipakai untuk menyatakan bahwa blog milik kita digunakan untuk mencari uang atau lebih tepatnya mendapatkan pendapatan dari blog atau bisa juga sebagai sebuah cara untuk mendapatkan penghasilan tambahan ataupun justru sebagai penghasilan utama dengan jalan menjadikan pasif income pada sebuah broker atau dengan memasang iklan untuk mencari uang lewat internet. Monetisasi aktivitas di rumah Throw back moment saat mahasiswa, nongkrong bareng di restoran cepat saji di BIP Bandung, dikenalkan dengan seorang unordinary woman yang hidupnya terlalu berfoya-foya, temenku bilang dia jago jual beli saham. Penghasilannya unbelievable- secara bagi aku yang masih kuliah akuntansi tingkat tiga bikin baper. Dia bilang cari uang itu gampang, bisa sambil leyeh-leyeh di tempat tidur, teknologi memudahkan dir...

Kiat sukses menghapal Qur'an dan Kuliah

Kuliah atau fokus menghapal Qur'an ? - bukan suatu yang mustahil diwujudkan, beberapa santri tahfidz di pesantren saat ini banyak yang menempuh keduanya. Begitupun sebaliknya, siswa sekolah formal umum, mulai menghapal Al Qur'an beriringan dengan waktu belajarnya.  Keceriaan santri Pondok Pesantren Islahul Ummah Cianjur saat wisuda  Ini membuatku terharu, ucapan Fawwaz, siswa kelas akselerasi SMUN 3 Bandung, yang juga hafidz Al Qur’an 30 Juz, https://www.arrahmah.com/2015/03/03/gubernur-aher-pelajar-jabar-insyaa-allah-susul-iqbal-fawwaz-ramadhan-siswa-sman-3-hafidz-30-juz/    katanya “Bagaimanapun juga Al Qur’an adalah cahaya, kita hidup di dunia ini gelap banget, semua yang kita butuh di ruangan itu ada, dan kita nggak bisa ngapa-ngapain di ruangan itu kalau nggak ada cahaya. Al Qur’anlah cahayanya, jadi sedikit saja interaksi dengan Al Qur’an akan membantu kita di dunia ini. Semakin sering interaksi kita dengan Al Qur’an, cahaya itu akan semakin lua...

You are is what you think

You are is what you think , pernahkah kita mendengar quote tersebut? Setiap hari wall facebook mengingatkan “What’s on your mind?” – apa yang kita pikirkan hari ini? dan berapa banyak firman Allah dalam Al qur’an yang diakhiri dengan pertanyaan “afala tatafakkaruun” = apakah kalian tidak berpikir? Atau “afala ta’qilun ”= apakah kalian tidak gunakan akalmu? Atau “afala yatadabbarun” = apakah kalian tidak mengkaji?   Pertanyaan seperti ini menstimulus pikiran kita untuk melakukan action (amal) lanjutan.    Jika pola pikir benar, maka akan bertindak benar, maka berdoanya pun akan benar. Ibarat nembak, tembakannya itu jitu. Tahukah kita bahwa kemampunan berpikir kita itu bisa ditingkatkan dengan saling tukar menukar informasi dan juga menambah frekuensi komunikasi dengan orang lain.   Iya, kamu adalah apa yang kamu pikirkan.  Semua indera yang kita miliki kemampuannya sangat terbatas, indera penglihatan (mata), indera pendengaran (telinga),...