Kumpul komunitas blogger pemula di Cianjur, yang memiliki pasion yang sama untuk lebih eksis, narsis dan diharapkan apa yang dijual menjadi laris, bertempat di Disarpus Cianjur, yaitu gedung ex SMA 2 Cianjur, lokasinya di jantung kota Cianjur, tinggal jalan kaki ke Mesjid Agung Cianjur yang akhir-akhir ini fenomenal.
Pelatihan di sampaikan oleh Bapak Asep Lukman, seorang blogger, trainer yang sudah banyak pengalaman di berbagai event diantaranya, ESQ bersama Ari Ginanjar, juga sebagai praktisi bisnis online. Pelatihan dimulai pukul 09.00 pagi, lalu diawali dengan brain sport, yaitu menggerakan tangan agar sesuai dengan kerja otak. dan doa pembuka. Kemudian beliau mulai menjelaskan tentang apa itu blog, mengapa blog itu penting, menjelaskan blog-blog inspiratif, dan strategi agar blog kita ada di urutan teratas google search.
Secara garis besar, adalah penting memiliki BLOG dijaman digital saat ini, karena yang dibutuhkan sekarang yaitu tidak lagi kerja otot, tapi kerja otak, meskipun secara fisik tinggal di rumah, namun kegiatannya, bisnisnya, pikirannya, mendunia. Satu jam pertama membahas mindset dari blogger dan bagaimana blog tersebut bisa bernilai komersil dan menguntungkan. Hal ini penting, agar dalam membuat blog bisa sekreatif mungkin dan eksis,
Saya melihat, peserta pelatihan berimbang antara jumlah perempuan dan laki-laki, dengan latar belakang yang beragam; ada pelajar dan mahasiswa, ada PNS, ada pendidik, ada ibu rumah tangga, ada wirausaha. 2 jam berikutnya, mulai ke materi teknik membuat blog yaitu :
1. Memilih niche
Dijelaskan agar bagi blogger pemula, penting baginya untuk menentukan niche, apa itu niche?
Niche adalah istilah dari "topik". yaitu apa yang akan dibahas di blog yang kita buat, ini menjadi penting karena menentukan dalam hal SEO, yaitu akan mendapatkan prioritas yang lebih baik di search engine google dan juga akan membuat pengunjung merasa nyaman dan mudah untuk mengikuti blog kita tersebut.
Sepintas disampaikan pula bahwa penentuan niche ini akan sangat berpengaruh pada diterima tidaknya sebuah blog untuk menjadi publiser Google Adsense, yaitu cara favorit seorang blogger menghasilkan uang dari blognya, selain berpenghasilan besar, iklan yang didapatkan tidak menggangu pengunjung karena relevan dengan artikel yang kita buat, bagaimana teknisnya, akan dibahas dalam pertemuan selanjutnya, insya Allah.
2. Memilih platform blogging
Pak Asep Lukman memberitahukan platform blogging yang paling banyak digunakan, yaitu di Blogspot dan wordpress, peserta diajarkan membuat blog lewat blogspot. Blogspot adalah platform dari google yang banyak fitur menarik, paling mudah dan paling ramah bagi pemula
3. Memilih web hosting dan domain
Untuk pemula, cukup membuat blogspot gratis karena space yang disediakan oleh Blogger ataupun Wordpress cukup besar, kedepannya nanti dapat disesuaikan bila blog kita berkembang, kita dapat mendaftarkan domain yang berbayar. Pilih yang mudah diingat, misalkan yang hosting dengan extention dot com, contohnya : endah.com atau apa saja selama domain itu tersedia.
4. Mengaktifkan platform bloging
Pilih desain template yang memiliki latar putih, jangan yang berwarna, karena blog dengan warna akan memakan waktu lebih lama untuk loading, sisipkan link pada kalimat awal pada tulisan konten, set waktu dan lokasi.
Pilih desain template yang memiliki latar putih, jangan yang berwarna, karena blog dengan warna akan memakan waktu lebih lama untuk loading, sisipkan link pada kalimat awal pada tulisan konten, set waktu dan lokasi.
5. Mempublish konten dan mengembangkan blog
Kemudian, peserta pelatihan diberikan waktu selama 15 menit untuk menuliskan apapun yang ada terlintas di benak tanpa pedulikan tanda baca, atau pun ejaan. menulis saja sesuka hati. maksudnya ini untuk melatih membuang mental blok dalam menulis.
Kemudian, peserta pelatihan diberikan waktu selama 15 menit untuk menuliskan apapun yang ada terlintas di benak tanpa pedulikan tanda baca, atau pun ejaan. menulis saja sesuka hati. maksudnya ini untuk melatih membuang mental blok dalam menulis.
Sebelum pelatihan ditutup, Pak Asep memperlihatkan sebuah film singkat yang berjudul Bill Porter, yang berkisah tentang seorang laki-laki yang memiliki keterbatasan fisik yaitu lumpuh setengah badannya, yang mempengaruhi gaya bicara dan gaya berjalannya yang secara umum dianggap unqualified untuk menjadi tenaga marketing di sebuah perusahaan yang menjual produk household di Amerika, sesaat setelah ditolak dan keluar dari kantor tersebut, Bill melihat sang ibu menunggu disebrang jalan sehingga timbul semangat pantang menyerah, Bill pun kembali menemui pemilik perusahaan dan memintanya untuk menunjukkan rute yang paling jarang dilalui oleh marketing lainnya, walaupun sedikit ragu, namun akhirnya diberikan kepercayaan untuk menjadi marketing. Bill pun mendapatkan penolakan di rumah-rumah yang didatanginya, namun sang ibu tetap dengan setia memberikan semangat, dengan menuliskan pesan-pesan motivasi dengan menggunakan saus sambal diatas roti bekalnya, tertulis "patience", "persistence" yang mampu merecharge semangat Bill sampai akhirnya suatu hari dia berhasil menjual barang senilai 50 dolar, dan selanjutnya after years, dalam suatu ajang pemberian penghargaan di perusahaan tersebut, Bill Porter tercatat sebagai seorang marketing yang berhasil menjual penjualan tertinggi. Bill Porter terlihat berbahagia namun juga bersedih karena keberhasilan yang diraihnya tersebut tak dapat di saksikan oleh ibunya yang selama ini selalu mendukungnya tanpa syarat.
Hikmahnya dari film tersebut, adalah keberhasilan di raih melalui kesabaran, kegigihan dan juga melalui campur tangan orang lain, berkomunitaslah sehingga saling bersinergi satu dengan yang lainnya.
Diinformasikan pula, pelatihan lanjutan akan diadakan pada tanggal 5 Mei 2019 oleh nara sumber lain yang berpengalaman di dunia bloging. Pelatihan pun berakhir pukul 13.00 WIB, tak lupa berfoto bersama. It's nice to meet you all, good people.
Penulis : Endah and Farah
#Bloggerchallenge_day1
#Bloggercianjur

Wah ternyata saya tidak sendirian nge blog hehe
BalasHapusKunjungi blog saya https://www.encepnurdin.id
Siap kang.
Hapus